Senin, 02 November 2015

_Berjanjilah, untuk Menjadi Mahasiswa yang Berpikir, bukan Mahasiswa yang tidak Pernah Habis dipikir....!!!_

Belajar berterima kasih
kita bisa menikmati segala hal
Jalan yang sudah diaspal, 

memudahkan perjalanan kita
Tatanan kota yang terlihat rapi
indah dalam pandangan kita
Disekeliling kita bersih tanpa sampah
menyehatkan hari-hari kita

Pastinya kita sadar,
semua itu tidak alamiyah terjadi
ada tangan2 yang bekerja disana
ada otot yang dikerahkan
Ada keringat yang bercucuran

Ahh, egois bila masih menutup mata
kita hanya ingin menikmati segala hal dengan mudah
tak peduli tau siapa mereka
padahal, tidak dikatakan seseorang bersyukur pada tuhan
sebelum berterima kasih pada pihak yang bersangkutan

Belajarlah dari mereka
Tukang aspal, tukang taman, tukang sampah
orang kecil yang dari tangannya tercipta hal besar
sekarang bukan soal "Toh udah tugas mereka"
Karena menuntaskan satu kewajiban dan menjadi bermanfaat bagi orang lain
sungguh masing2 punya nilai yang berbeda
Belajarlah dari mereka
setidaknya untuk berjanji suatu saat nanti
Mendedikasikan diri menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain
Kritik yang membangun, ide yang cemerlang, buah tangan yang bisa dinikmati semua kalangan,
Toh, termasuk dari syiar agama kita
Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi selainnya
lagi-lagi menjadi itu semua tidak mudah
kita harus belajar banyak belajar bukan dengan bersantai ria

Dimulai dari sekarang,
Walau status masihlah mahasiswa/i
mari belajar berkontribusi
Setidaknya lewat berfikir kedepan
apa manfaat yang ingin kita berikan
Cukup dengan berfikir jika ide belum bisa tertuang
atau tangan dan kaki belum bisa bisa bergerak lebih lantang

Cukup dengan Menjadi pelajar dan mahasiswa yang berpikir
bukan mahasiswa yang selalu tidak pernah habis jadi bahan berpikir
tawuran,bebasnya pergaulan, anarkisme dan kekerasan
tindakan asusila dengan dalih menikmati masa muda
tindakan brutal dengan dalih modernisasi etika
bersantai sesuka hari dengan alasan perjalanan masihlah panjang
semua hal jelek yang kerap disandang insan berstatus mahasiswa 
Menyita waktu pemerintah, orang tua, masyarakat untuk memikirkan
Insan2 yang seharusnya sudah harus berfikir kemajuan lintas zaman
bukankah aku, kamu dan kita yang menngaku mahasiswa, 
calon pemegang tali estafet perjuangan, kandidat pemegang Kuasa nahkoda kapal bernama "peradaban"?
"WE ARE THE NEXT"

Cairo,11 Oct 2014
Teh hangat penyambut hari perdana kuliah...
Bismillah, Sanah Talitah , Sahhil yaa Rabb.... 
grin emoticon

Tidak ada komentar:

Posting Komentar