Suatu hari,
dikirimin Nasehat oleh salah satu sahabat via whatsapp...
Yang intinya,
Membahas tentang
Bagaimana cara 'muslimah' memaknai fitrahnya sebuah "rasa".
Yang intinya,
Membahas tentang
Bagaimana cara 'muslimah' memaknai fitrahnya sebuah "rasa".
Setelah membacanya,
Saya jadi terfikirkan,
Betapa mulianya mereka yang menyandang gelar seorang muslimah,
Saat banyak wanita diluar sana
Bangga berpacaran,
Mempertontonkan maksiat,
Mengabarkan kabar jadian ke publik,
Saya jadi terfikirkan,
Betapa mulianya mereka yang menyandang gelar seorang muslimah,
Saat banyak wanita diluar sana
Bangga berpacaran,
Mempertontonkan maksiat,
Mengabarkan kabar jadian ke publik,
Seorang muslimah malah sebaliknyaTertatih membunuh sebuah rasa yang tiba2 hinggap
Terseok-seok mencabik satu rasa yang belum boleh hadir
Namun bertandang tanpa izin
Bahkan dirundung rasa bersalah yang besar,
Karena mungkin tidak berhasil menyembunyikannya dari sang Khaliq
Walau berhasil menyembunyikannya dari siapapun
Hingga merasa,
Ada pengkhianatan kepada Allah,
Dalam janji ketaatan yang pernah terucap.
Padahal semua itu fitroh,
Hanya bersitan sebuah rasa tidak lebih
Hanya sesaat tidak lama
Tetap saja,
Jika itu terjadi...
Sungguh muslimah begitu mengutuk diri...
Yaa Allah, maafkan kami jika hal tersebut pernah menghampiri....
*Muslimah juga wanita biasa
Tapi istimewa karena 'sumpah setianya" pada tuhan untuk hidup dalam ketaatan...
Tapi istimewa karena 'sumpah setianya" pada tuhan untuk hidup dalam ketaatan...
Semoga Allah,
Memberi kekuatan,
Menganugrahkan keistiqomahan pada semua muslimah dimuka bumi
Untuk selamanya berjalan diatas syari'at grin emoticon ... Amin
Memberi kekuatan,
Menganugrahkan keistiqomahan pada semua muslimah dimuka bumi
Untuk selamanya berjalan diatas syari'at grin emoticon ... Amin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar