Senin, 05 November 2012

Hidupku dalam Sebuah Coretan



Terindah...
Hidupku terindah...
Aku dan dunia tau                                         
Bahwa diriku rapuh dengan keindahannya
Sekali lagi aku rapuh, bukan terlena
Masalah, problema, pun air mata
Telah memberi warna dan menjadikannya indah
Hidupku terindah.. Terindah... Terindah...

            Kata mereka,karena adanya masalah dan airmatalah yang membuat hidup itu indah. Baiklah...Karena hidupku sangatlah indah, kucoba merangkai kata, sekedar menghilangkan perih yang ada, hati yang terkoyak ini, terlalu sakit tuk disapa.... Entahlah... sampai kapan airmata ini berhenti mengalir, haruskah ia terus menetes hingga nadiku berdetak dibebatuan dan tanah...???


Tidakkkk...!!!
Q juga ingin ceria...
Seceria Raja mencandai putri kecilnya
Q ingin hidupku benar-benar indah
Seindah pelangi bercengkrama dengan alam dikeemasan senja
Q ingin hidupku indah, bukan dengan problema dan airmata
Tapi dengan canda dan tawa bahagia


Airmata...
Walau aku membencimu...
Namun kau satu-satunya yang tak berkhianat padaku
Kau hadir dalam suka dan dukaku
            Air mata.. tetaplah disini, temani kesendirianku, temani sepiku, temani perjuanganku,  temani hati ini yang sedang tersakiti...Dan airmata,,, jangan kau beranjak pergi, tetaplah menjadi karibku,,,
Tetaplah disini temani hari-hariku
Temani siang dan malamku
Temani langkah dan diamku
Q tak berharap lagi bahagia menyapaku
Kurasa, ia terlalu jauh tuk ku berlari mengejarnya

 Bukkk....
Q terjatuh...
Kejurang yang dalam, membawa anganku jauh melayang...
Hingga kudapati diriku tak sadarkan diri
Biarlah aku jatuh dan tertidur
Agar saat aku bangun, yang ku tau bahwa...
Derita  ini hanyalah mimpi...
Yahh... mimpi yang sempat mengoyak hatiku yang terdalam
Terus mencabik jiwaku yang rindu kebahagiaan

Tapi...  apa peduliku??
Aku tak merinduikannya lagi, karena aku telah terbangun dari mimpi
Dan mendapati mimpi itu menjadi nyata...
Biarlah aku pergi, menghilang dari jejak kehidupan
Mengusir bahagia walau sejatinya ia yang kurindukan...
Menjauuhh... dan aku pergi lebih jauh..
Q tak ingin orang lain mendengar langkahku,
Apalagi mendapati jejakku...
Biarlah aku pergi...
Toh tak ada lagi yang peduli, meskipun aku telah mati...

Untuk orang yang kuharap memberiku kebahagiaan...
Bukan memberiku derita demi derita...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar